 |
Management
Perjalanan
|
 |
sumber
: JAMNAS
VI
Team Bantuan Medis
Mahasiswa
Fakultas Kedokteran Se-Indonesia
Persiapan
Untuk merencanakan
suatu Perjalanan ke alam bebas Harus ada persiapan dan penyusunan secara
matang. ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H, yang kepanjangannya
adalah Where, Who, Why, When dan How.
Berikut
ini aplikasi dari rumusan tersebut:
Where
(Dimana), untuk melakukan suatu Kegiatan alam kita harus mengetahui
dimana yang akan kita digunakan, Contoh: Tlogo Dlingo-Tawangmangu
Who
(Siapa), apakah anda akan melakukan Kegiatan
alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok.
Contoh: Satu Kelompok ( 25 Personil) Terdiri dari 20 Orang anggota
Penuh (panitia) dan 5 Orang anggota muda (peserta)
Why (Mengapa), ini adalah pertanyaan yang cukup
panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam
Contoh : Untuk melakukan DIKLATSAR KE IX dan pelantikan Anggota penuh
PMPA VAGUS
When
(Kapan) waktu
pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?.
Contoh: 23 Februari 2001 sampai dengan 25 Februari 2001
Dari
pertanyaan-pertanyaan 4 W, maka didapat suatu gambaran sebagai berikut:
pada
tanggal 23-25 Februari 2001 akan diadakan DIKLATSAR IX ,yang akan dilaksanakan
oleh 20 panitia dan diikuti 5 orang peserta yang inggin dilantik menjadi
anggota penuh PMPA VAGUS.tempat yang digunakan untuk DIKLATSAR tsb yaitu
Tlogo Dlingo-Tawangmangu.
Untuk
How/Bagaimana merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif
dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :
-
Bagaimana
kondisi Tempat
-
Bagaimana
cuaca disana
-
Bagaimana
perizinannya
-
Bagaimana
mendapatkan air
-
Bagaimana
pengaturan tugas panitia
-
Bagaimana
Acara DIKLATSAR berlangsung
-
Bagaimana
materi yang disampaikan
-
dan
masih banyak Bagaimana ? (silahkan anda dapat mengembangkannya lagi)
Dari
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun
Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian :
-
Pemilihan
medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia, pembagian waktu
dan sebagainya.
-
Pengurusan
perizinan
-
Pembagian
tugas panitia
-
Persiapan
kebutuhan acara
-
kebutuhan
peralatan dan perlengkapan
-
dan
lain sebagainya.
Dan
yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi
kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.
Packing
Sebelum
melakukan pendakian kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan
yang akan dibawa, jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang-barang
tersebut ke dalam Carier atau backpack. Packing yang baik menjadikan perjalanan
anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan.
Prinsip
dasar yang mutlak dalam mempacking adalah :
-
Pada saat backpack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak, Mengapa
beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan pendakian
kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, bayangkan jika
salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya
adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda menjadi cepat lelah
karena beban backpack anda menekan pinggul belakang.
Ingat : Letakkan barang yang berat pada
bagian teratas dan terdekat dengan punggung.
-
Membagi berat beban secara seimbang
antara bagian kanan dan kiri pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa
salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam
menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti
jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.
Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut
:
-
Kelompokkan barang sesuai kegunaannya
lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya.
Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.
-
Maksimalkan tempat yang ada, misalkan
Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat
dimasukkan ke dalam ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal :
beras dan telur.
-
Tempatkan barang yang sering digunakan
pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain
coat / jas hujan pada kantong samping Keril/Ransel.
-
Hindarkan menggantungkan barang-barang
diluar ransel, karena menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu
perjalanan anda karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan
semuanya dapat dipacking ke dalam ransel.
Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat
oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya
adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan
fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri,
lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan
selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan
dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.
Copyright
© 2001 by PMPA VAGUS .
All
rights reserved.
|